By admin
25.10.24

Suatu Hari Yang Tragis di Yellowstone, Pria Jatuh ke Sumber Air Panas dan Tubuhnya Larut

Taman Nasional Yellowstne, Amerika Serikta. (Foto: Ferenc Cegledi/Shutterstock.com)

Mahakama.co.id – Pada tahun 2016, Colin Nathaniel Scott (23), seorang pria dari Portland, Oregon, mengalami tragedi yang mengerikan saat mengunjungi Taman Nasional Yellowstone. Bersama saudara perempuannya, mereka mencari tempat untuk berendam di dekat Pork Chop Geyser. “Mereka menuju lokasi itu untuk menemukan kolam yang bisa dimasuki dan berendam, yang mereka sebut sebagai Hot Potting,” jelas Deputy Chief Ranger Lorant Veress.

Terpeleset ke Kolam Berbahaya

Ketika mencoba mengecek suhu salah satu kolam, Scott secara tidak sengaja terpeleset dan jatuh ke dalam kolam asam yang berbahaya. Korban ditemukan tewas pada hari yang sama, namun petugas penyelamat tidak dapat mengeluarkannya karena badai petir yang muncul. Ketika tim kembali ke lokasi keesokan harinya, mereka hanya menemukan dompet dan sandal jepitnya, tanpa ada sisa tubuh yang dapat ditemukan.

Risiko Sumber Air Panas

Taman National Yellowstone. (Foto: Kane513/Shutterstock.com)

Sumber air panas di Yellowstone dikenal dengan suhu yang sangat tinggi, mencapai 92°C pada permukaan, dan bisa lebih panas di bawahnya. Menurut penelitian oleh US Geological Survey, beberapa bagian di Yellowstone memiliki aliran panas yang sangat tinggi, sekitar 100 watt per meter persegi. “Aliran panas ini berasal dari magma yang berada di bawah kaldera, akibat aktivitas Yellowstone Hot Spot,” jelas mereka.

Pengingat Akan Bahaya

Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan bahaya yang ada di taman nasional, khususnya di Yellowstone. Veress menekankan pentingnya mematuhi rambu-rambu peringatan yang ada. “Peraturan dibuat untuk alasan yang jelas,” tegasnya. Pengunjung diingatkan untuk selalu berhati-hati dan menghormati batasan demi keselamatan mereka sendiri. (net/rra)

Trending