Mahakama.co.id – Serangan udara yang dilakukan oleh militer Israel terhadap fasilitas militer di Iran mengakibatkan lima korban jiwa, terdiri dari empat tentara dan satu warga sipil. Insiden ini dilaporkan terjadi pada Sabtu, 26 Oktober, dini hari waktu setempat, menurut kantor berita IRNA dan Press TV.
Identitas Korban
Empat tentara yang tewas diidentifikasi sebagai anggota Angkatan Pertahanan Udara Iran. Mereka adalah Mayor Hamzeh Jahandideh, Sersan Mohammad Mehdi Shahrokhifar, Mayor Sajjad Mansouri, dan Sersan Mehdi Naghavi. Sementara itu, korban sipil yang kehilangan nyawanya adalah Allahverdi Rahimpour, yang dilaporkan tewas dalam serangan di dekat ibu kota Iran, Teheran. Namun, rincian mengenai lokasi dan kronologi kematian Rahimpour belum diungkap.
Tanggapan Pihak Iran

Mayor Jenderal Hossein Salami, Panglima Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), mengungkapkan belasungkawa kepada Panglima Angkatan Bersenjata Iran dan menyebut para korban sebagai “martir yang terhormat.” Ia juga memberikan dukungan kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa Iran akan terus memperjuangkan pertahanan negara dari serangan musuh. Serangan ini semakin meningkatkan ketegangan antara Israel dan Iran, dengan potensi dampak yang luas terhadap stabilitas kawasan. (net/ra)