By admin
01.06.23

Realisasi Investasi PMA di Kaltim, Tiongkok di Posisi Pertama

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto (istimewa)
Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto (istimewa)

MAHAKAMA.CO.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim kembali memaparkan hasil Penanaman Modal Asing (PMA) di Triwulan I 2023. Kali ini, Tiongkok berada di posisi pertama.

Kepala DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto mengungkapkan, Tiongkok berhasil merealisasikan investasinya dengan 18 proyek. Nilainya 97,260 juta US dollar atau Rp 1,43 triliun, 35,44 persen dari total nilai investasi keseluruhan.

“Di triwulan pertama ini, ada 26 negara yang terdaftar sebagai asal negara investor di Kaltim,” ungkap Puguh.

Total keseluruhan, realisasi PMA Kaltim di triwulan I 2023 mencapai 274,45 juta US Dollar atau setara dengan Rp 4,06 triliun. Setelah Tiongkok, urutan kedua ditempati oleh Malaysia.

“Realisasi investasi Malaysia sebesar 54,16 juta US Dollar atau sebesar Rp 801,60 miliar (19,73 persen) dalam 75 proyek,” sambung Puguh.

Sementara itu, di urutan ketiga ada Singapura yang merealisasikan investasinya dalam 148 proyek dengan nilai 46,21 juta US dollar atau setara dengan Rp 683,95 miliar. Puguh menyebut, investasi asing di Kaltim, khususnya di kuartal pertama 2023 ini menunjukkan pertumbuhan positif.

“Ini menberi dampak signifikan juga untuk perekonomian dan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.

Dia berharap, tren positif tersebut bisa berlanjut terus dan mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Benua Etam.

Ada beberapa daerah yang kontribusinya paling signifikan dari segi PMA. Pertama adalah Kutim dengan nilai 135,05 juta US dollar atau sebesar Rp 1,99 triliun, mencakup 55 proyek PMA. Selanjutnya ada Kukar dengan nilai 91,46 juta US dollar atau sebesar Rp 1,35 triliun.

“Lalu di posisi ketiga ada Kubar dengan nilai 15,18 juta US Dollar atau sebesar Rp 224,79 miliar. Kontribusi dari kabupaten dan kota lain berkisar antara 5,50 persen hingga 0,01 persen dari total realisasi PMA,” tandasnya. (Advertorial)

Trending