
MAHAKAMA.CO.ID – Perbaikan Dua Jalan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda yaitu Jalan Sultan Sulaiman Kecamatan Sambutan dan Jalan Pattimura (Teluk Bajau) Kecamatan Samarinda Seberang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar 18 miliar.
Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengatakan Perbaikan Infrastruktur Jalan provinsi tersebut menggunakan APBD tahun anggaran 2023.
“Dua jalan provinsi tersebut mengalami ambles dan kami telah anggarkan perbaikan pada APBD Kaltim tahun 2023,” kata Fitra, sapaan akrabnya, Kamis (12/05/2023).
Pihaknya akan mengebut pengerjaan dua titik jalan ambles tersebut, agar dapat segera dilewati masyarakat, dan tidak menghambat aktivitas warga. “Kami akan kebut pekerjaan perbaikan jalan tersebut,” ujar Fitra.
Ditanya perihal pengerjaan jalan di sambutan, dia mengatakan, jalan di Sambutan sudah tanda tangan kontrak proyek dan dikerjakan pada Mei 2023.
Dengan nilai proyek pekerjaan jalan tersebut sekitar Rp 11 miliar bersumber dari anggaran murni APBD Kaltim. “Insyaallah jalan bisa rampung rentang waktu kurang lebih enam bulan,” ujar Fitra.
Jalan Sultan Sulaiman Kecamatan Sambutan yang terdampak longsoran tersebut, Fitra menargetkan, bisa dilalui pengendara pada November 2023.
“Proyek ini juga memang menjadi kegiatan infrastruktur jalan mendesak, yang harus dikejar, serta direncanakan sebelumnya,” katanya.
Untuk langkah awal Pemprov Kaltim agar pengerjaan maksimal, maka pihaknya melakukan pelelangan lebih awal.
“Pencapaian tahun kemarin kan memang belum maksimal, maka dari itu dengan pelelangan dini menjadi langkah mempercepat pembangunan infrastruktur,” bebernya.
Sedangkan untuk proyek perbaikan di kawasan jalan provinsi yang juga menjadi perhatian Pemprov ialah Jalan Pattimura (Teluk Bajau) Kecamatan Samarinda Seberang.
“Penanganan titik yang ambles dianggarkan sekitar Rp 7 miliar untuk ditangani Pemprov Kaltim,” ujarnya.
“Jalan di Teluk Bajau kami juga alokasikan tahun ini dengan APBD murni, jadi kami akan upayakan bahwa pekerjaan proyek tersebut bisa terkejar pada 2023,” tandas Fitra.(advertorial)