Mahakama.co.id – Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) mengeluarkan laporan yang menyebutkan bahwa fenomena iklim La Nina memiliki peluang muncul sebesar 60% antara September hingga November 2024. Laporan ini dirilis pada 14 Oktober 2024.
Perkiraan hingga Tahun 2025
NOAA memperkirakan bahwa La Nina akan hadir dalam rentang waktu tersebut dan dapat bertahan hingga Januari-Maret 2025. “La Nina diprediksi akan muncul dalam periode yang telah ditentukan,” tulis laporan tersebut.
Dampak La Nina

Fenomena La Nina dikenal dapat menyebabkan peningkatan curah hujan yang signifikan di berbagai daerah. Ini terjadi akibat penurunan suhu di bawah 0,5 derajat Celsius di wilayah tropis Samudra Pasifik, yang dapat berdampak pada pola cuaca di Indonesia. (net/ra)