Mahakama.co.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan peringatan keras kepada warga Lebanon bahwa negara mereka berpotensi mengalami kehancuran yang serupa dengan Gaza. Peringatan ini disampaikan pada 8 Oktober 2024, seiring meningkatnya operasi militer Israel melawan kelompok Hezbollah di sepanjang pantai Lebanon. Dalam pidato videonya, Netanyahu menekankan pentingnya warga Lebanon untuk melepaskan diri dari pengaruh Hezbollah demi menghindari penderitaan dan kehancuran yang lebih besar
Operasi Militer yang Meningkat
Dalam upaya memperkuat posisi militernya, Israel telah menambah jumlah pasukannya dan menyerukan evakuasi bagi warga sipil di daerah pantai. Netanyahu menyatakan, “Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan Lebanon sebelum terjerumus ke dalam perang yang panjang dan berujung pada kehancuran”
Peringatan ini muncul di tengah situasi yang semakin memanas, di mana Hezbollah mulai meluncurkan roket ke kota Haifa, Israel, sebagai respons terhadap serangan Israel
Komitmen untuk Perang

Kedua belah pihak, baik Hamas maupun Hezbollah, menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan perlawanan terhadap Israel. Hal ini diperkuat oleh pernyataan wakil pemimpin Hezbollah, Naim Qassem, yang menyebutkan bahwa kelompok tersebut akan menghalangi kembalinya warga Israel ke utara
Situasi ini menciptakan ketegangan yang semakin dalam di kawasan, dengan banyak yang khawatir akan dampak konflik yang lebih luas. (net/ra)