By admin
24.01.23

Komisi III Ingatkan Dampak Pembangunan Terowongan Gunung Manggah

Muhammad Novan Syahronny Pasie, Anggota Komisi III DPRD Samarinda.

Mahakama.co.id – Pembangunan terowongan Gunung Manggah dipastikan mulai dikerjakan di awal tahun 2023 ini.

Komisi III DPRD Kota Samarinda pun bergerak cepat untuk mengawal proses pengerjaan proyek infrastruktur yang dikerjakan di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda.

Sekertaris Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Pasie mengatakan pihaknya sudah mendengar paparan Dinas PUPR terhadap kesiapan pembangunan terowongan yang diperkirakan memakan biaya Rp 400-500 miliar.

Proyek ditargetkan rampung pada tahun 2024. Dengan target pembangunan fisik mencapai 50 persen di tahun 2023.

“Dari hasil pemaparan Dinas PUPR, pekerjaan fisiknya ditargetkan mulai pada bulan Maret tahun ini,” kata Novan sapaannya saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (24/1/2023).

Kendati demikian, Politisi Golkar itu turut memberi atensi sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Diantaranya berupa efek kemacetan dari proses pembangunan dan dampak pembangunan terhadap sistem drainase.

“Sehingga tidak menimbulkan masalah baru disekitar wilayah pembangunan,” tegasnya.

Novan berharap proses pembangunan ini bisa berjalan lancar agar nantinya jalan di daerah tersebut tidak lagi berkutat dengan masalah kemacetan. (advertorial)

Trending