Mahakama.co.id – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengambil langkah lebih awal dengan memberikan suara untuk Pilpres AS 2024 pada Senin (28/10). Menurut keterangan Gedung Putih, keputusan Biden untuk mencoblos lebih dini ini sejalan dengan gelombang pemilih lainnya yang turut menggunakan opsi pemungutan suara awal. Pemilihan utama baru akan berlangsung pada 5 November mendatang.
Antusiasme Suara Awal Tinggi
Menurut laporan CBS News, lebih dari 32 juta warga Amerika sudah menggunakan hak pilih mereka dalam pemungutan suara lebih awal, baik melalui surat maupun secara langsung. Langkah ini mencerminkan tingginya minat publik dalam menentukan masa depan politik negara sebelum hari pemilihan utama tiba.
Partai Demokrat Memimpin Suara Awal
Data dari 25 negara bagian mengindikasikan bahwa Partai Demokrat memiliki keunggulan dalam perolehan suara awal dibandingkan Partai Republik. Diperkirakan 1,3 juta pendukung Demokrat telah menyerahkan surat suara mereka, berbanding 452 ribu pendukung Republik yang telah memilih secara langsung sejauh ini.
Partai Republik Masih Berpeluang Mengejar

Meski Partai Demokrat menunjukkan angka partisipasi tinggi dalam pemungutan suara awal, Partai Republik berupaya menambah perolehan suara saat pemungutan resmi. Persaingan di antara kedua kubu ini diharapkan berlangsung ketat hingga hari pemilihan utama tiba. (net/ra)