By admin
11.05.23

Infrastruktur Jalan Penghubung Antar Kabupaten/Kota Di Kaltim, Terus Dilanjutkan

Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda
Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda

MAHAKAMA.CO.ID – Upaya memperbaiki infrastruktur jalan penghubung interkonektivitas antar kabupaten/kota di wilayah provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) terus berkomitmen untuk dilanjutkan.

Dilihat dari pengerjaan yang dilakukan di awal Tahun 2023 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim kembali melakukan peningkatan jalan berstatus provinsi di beberapa wilayah.

Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan, rekonstruksi di ruas jalan provinsi di target pada tahun ini berkondisi mantap.

Dirinya juga menyampaikan, beberapa ruas jalan yaitu di Simpang Patung Lembuswana-Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Jalan lainnya yang akan diselesaikan yakni, Simpang 4 Kaliorang-Talisayan yang menghubungkan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kabupaten Berau.

“Serta Tanjung Redeb-Talisayan yang berlokasi di Kabupaten Berau. Target untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi dari 77,5 persen di akhir 2022 menjadi sekitar 82 persen di akhir 2023,” katanya, pada Kamis (11/5/2023).

Fitra mengatakan, untuk alokasi anggaran guna rekonstruksi jalan di tahun 2023 dan seluruh paket pekerjaan sudah berjalan, dengan pengadaan dilakukan menggunakan e-katalog. Sebab, proyek jalan tersebut ditarget selesai tepat waktu.

“Insya Allah 100 persen tuntas dari patung Lembuswana sampai Sebulu, tentunya tak bergelombang lagi. Tuntas 2023 sampai Sebulu, sesuai SK Jalan Provinsi,” terangnya.

Menurut Fitra, pembangunan jalan di Sebulu, kabupaten Kukar, yang kini sedang berjalan, tentu akan bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Utamanya bagi yang bekerja sebagai petani, pekebun, dan peternak. Yang akan membantu akses mereka lebih lancar,” ujarnya.

Sekaligus, hal ini kata Fitra, bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan fasilitas terbaik kepada masyarakat.

“Selain warga Sebulu, juga warga Tenggarong Seberang maupun Muara Kaman yang melintasi jalan akan lebih mudah, jalan sudah mulus tak bergelombang,” tandasnya.

“Perlahan kita tuntaskan agar ruas jalan kita meningkat,” imbuh Fitra.

Perlu diketahui, sesuai data dinas PUPR-Pera Kaltim, pembangunan Turap /Talud/ Bronjong Ruas Jalan Simpang Lembuswana Kukar dengan belanja fisik Rp 3,78 miliar, dari nilai kontraknya Rp 3,02 miliar.

Rekonstruksi Jalan Patung Lembuswana hingga Sebulu 3 Kukar dengan belanja fisik Rp 49,15 miliar dari nilai kontrak Rp 48,95 miliar.

Rekonstruksi Jalan Patung Lembuswana hingga Sebulu 4 dengan belanja fisik Rp 38,80 miliar, sementara nilai kontrak Rp 36,9 miliar.(advertorial)

Trending