Mahakama.co.id – Samarinda segera akan memiliki ikon baru, Masjid Terapung di Teras Samarinda, yang lokasinya menghadap langsung ke Sungai Mahakam. Pembangunan masjid ini diharapkan menjadi daya tarik wisata baru dan pusat kegiatan keagamaan bagi warga. Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan Teras Samarinda, yang telah diresmikan oleh Wali Kota Andi Harun. Dengan desain arsitektur modern, masjid ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga landmark berkelas internasional.
Teras Samarinda: Pusat Wisata Baru
Sejak diresmikan pada September 2024, Teras Samarinda mulai menarik perhatian sebagai destinasi rekreasi warga. Berbagai fasilitas publik tersedia untuk kenyamanan pengunjung, seperti ruang terbuka hijau, kuliner, dan spot foto instagrammable. Masjid Terapung akan melengkapi deretan fasilitas ini, membawa sentuhan spiritual di tengah gemerlapnya wisata urban. Keterpaduan antara keindahan arsitektur dan kesakralan ibadah, diharapkan bisa menjadikan masjid ini simbol harmoni antara alam dan spiritualitas.
Kemegahan Desain Arsitektur
Desain Masjid Terapung ini terinspirasi dari bentuk perahu tradisional dengan sentuhan modern, mengombinasikan unsur arsitektur lokal dan islami. Masjid akan terlihat mengapung di atas air ketika Sungai Mahakam pasang, menciptakan kesan dramatis yang elegan dan megah. Pembangunan masjid ini menjadi simbol inovasi dalam arsitektur dan penghormatan terhadap tradisi lokal yang kuat di Samarinda.
Keberlanjutan dan Masa Depan Pariwisata Religius Samarinda

Pembangunan Masjid Terapung diharapkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga memperkuat potensi pariwisata religi di Samarinda. Dengan dukungan penuh pemerintah dan partisipasi masyarakat, masjid ini bisa menjadi pusat kegiatan islami, serta daya tarik bagi wisatawan lokal dan internasional. Proyek ini sejalan dengan visi Samarinda sebagai kota yang berbudaya dan ramah lingkungan. (net/ra)