By admin
19.10.24

Duka Dalam di Gaza Usai Kematian Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

Yahya Sinwar, Pemimpin Hamas tewas dalam medan perang. (Foto: tehrantimes.com)

Mahakama.co.id – Kematian Yahya Sinwar, pemimpin Hamas, di tangan militer Israel menimbulkan gelombang reaksi di Jalur Gaza. Al-Hanawi, seorang pengungsi, mengungkapkan duka mendalam dan meramalkan bahwa kekuatan Hamas akan tergerus setelah kehilangan ini.

“Pembunuhan ini adalah tragedi bagi rakyat Gaza. Kami tidak mengharapkannya. Saya merasa bahwa Hamas sudah berakhir,” katanya kepada AFP.

Pandangan Terhadap Sinwar

Sama halnya, Ahmed Omar juga merasakan kesedihan yang mendalam, menilai Sinwar sebagai syahid yang berjuang untuk melindungi rakyat Gaza. “Dia akan dikenang sebagai pemimpin yang gugur di medan perang,” ucapnya.

Sikap Israel ke Depan

Warga Gaza Berduka atas kematian Yahya Sinwar, Pemimpin Hamas. (Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images

Moumen Abu Wassa, pengungsi lainnya, menambahkan bahwa Israel kini tidak lagi memiliki alasan untuk melanjutkan serangan militernya, karena mereka telah membunuh target utama mereka, Sinwar. (net/ra)

Trending