By admin
22.05.23

Dispora Kaltim Secara Positif Dorong Pemberdayaan Segala Bidang

Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma
Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma

MAHAKAMA.CO.ID – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Hari Kesuma (AHK), mengenai persoalan kepemudaan mengharapkan agar bidang-bidang yang pasif dalam lembaga yang dipimpinnya, dapat kembali diberdayakan.

“Mudah-mudahan kalau ini pasif maka harus kita berdayakan, yang tadinya organisasi itu mati maka kita hidupkan kembali,”

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa, kedepannya pemilihan nama untuk bidang apapun harus jelas, dan sesuai dengan fungsi bidang tersebut.

Kadispora Kaltim AHK, juga menyoroti dua bidang yang menurutnya sulit untuk dibedakan.

Bidang itu adalah pengembangan pemuda dan pemberdayaan pemuda, dalam hal tersebut membuat pihaknya kesulitan untuk mengkategorikan.

“Dispora Kaltim ada dua bidang yang membahas pemuda, pengembangan dan pemberdayaan, kalau memang misalnya ini perlu diganti maka ganti saja, ini juga sulit kita membedakan,” kata Kadispora Kaltim AHK ketika diwawancarai awak media, di Hotel Haris Kota Samarinda, Senin (22/5/23).

Atas hal tersebut berdampak pada, sulitnya Dispora Kaltim untuk membedakan ketika ingin melakukan sosialisasi UUD yang akan diterapkan.

“Sulit dibedakan, mana yang pengembangan, mana pemberdayaan. Kita mensosialisasikan UUD yang akan segera dikeluarkan, saya bingung saat membedakannya,” pungkasnya. (advertorial)

Dispora Kaltim Secara Positif Dorong Pemberdayaan Segala Bidang

MAHAKAMA.CO.ID – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Hari Kesuma (AHK), mengenai persoalan kepemudaan mengharapkan agar bidang-bidang yang pasif dalam lembaga yang dipimpinnya, dapat kembali diberdayakan.

“Mudah-mudahan kalau ini pasif maka harus kita berdayakan, yang tadinya organisasi itu mati maka kita hidupkan kembali,”

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa, kedepannya pemilihan nama untuk bidang apapun harus jelas, dan sesuai dengan fungsi bidang tersebut.

Kadispora Kaltim AHK, juga menyoroti dua bidang yang menurutnya sulit untuk dibedakan.

Bidang itu adalah pengembangan pemuda dan pemberdayaan pemuda, dalam hal tersebut membuat pihaknya kesulitan untuk mengkategorikan.

“Dispora Kaltim ada dua bidang yang membahas pemuda, pengembangan dan pemberdayaan, kalau memang misalnya ini perlu diganti maka ganti saja, ini juga sulit kita membedakan,” kata Kadispora Kaltim AHK ketika diwawancarai awak media, di Hotel Haris Kota Samarinda, Senin (22/5/23).

Atas hal tersebut berdampak pada, sulitnya Dispora Kaltim untuk membedakan ketika ingin melakukan sosialisasi UUD yang akan diterapkan.

“Sulit dibedakan, mana yang pengembangan, mana pemberdayaan. Kita mensosialisasikan UUD yang akan segera dikeluarkan, saya bingung saat membedakannya,” pungkasnya. (advertorial)

Trending