Batam Jadi Pusat Wisata Kesehatan Bertaraf Internasional
Presiden Joko Widodo baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang menetapkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan. Dengan ini, Batam akan menjadi pusat medical tourism internasional dengan investasi sebesar Rp6,91 triliun dari Mayapada Group dan Apollo Hospitals India. Fasilitas rumah sakit bertaraf internasional yang akan dinamai Mayapada Apollo Batam International Hospital ini diharapkan mampu mendukung wisata kesehatan, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri.
Fasilitas Kelas Dunia Siap Dibangun
KEK Batam akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti rumah sakit, Nursing Academy International, MedTech Park, pusat konvensi (MICE), hingga Retirement Village. Proyek ini diharapkan selesai dan beroperasi penuh pada tahun 2026, dengan target menyerap tenaga kerja hingga 105.406 orang.
Dampak Ekonomi dan Harapan Masa Depan

Pemerintah berharap, dengan kehadiran KEK ini, Batam akan menjadi destinasi utama bagi wisatawan kesehatan global, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Selain itu, KEK ini diharapkan mampu menghemat devisa hingga Rp500 miliar setiap tahunnya dengan berkurangnya warga Indonesia yang berobat ke luar negeri. (net/ra)