Mahakama.co.id – Amerika Serikat memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan satu skuadron jet tempur F-16, yang terdiri dari 18 hingga 24 unit. Langkah ini diambil seiring meningkatnya ketegangan akibat potensi serangan Israel terhadap Iran.
Kedatangan Skuadron Tempur
Dikutip dari Anadolu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa jet tempur dari Skuadron Tempur ke-480 yang bermarkas di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, telah tiba di kawasan tanggung jawab CENTCOM pada Jumat, 25 Oktober. “F-16 Angkatan Udara AS dari Skuadron Tempur ke-480 yang bermarkas di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, tiba di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS,” kata CENTCOM.
Tujuan Penempatan Militer

Meskipun tidak ada rincian langsung mengenai misi operasional dari F-16 tersebut, CENTCOM menegaskan bahwa penempatan ini bertujuan untuk memperkuat kehadiran militer AS di kawasan tersebut. Awal Oktober, skuadron F-15 AS juga dilaporkan tiba di pangkalan yang dirahasiakan, bergabung dengan F-16, F-22 Raptors, dan sejumlah kapal Angkatan Laut AS yang sudah berada di wilayah tersebut. (net/ra)