By admin
02.11.24

BPOM Hentikan Peredaran Snack Latiao dari China Terkait Keracunan Pangan

Snack asal China, Latiao. (Foto: Amazon)

Mahakama.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menghentikan sementara peredaran produk Latiao asal China di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil setelah terjadinya Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (KLBKP) di beberapa wilayah, termasuk Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, dan Pamekasan.

Hasil Investigasi BPOM

BPOM bersama pemangku kepentingan telah melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pengambilan sampel dan pengujian laboratorium. “Hasil pengujian sementara, BPOM menemukan adanya kontaminasi bakteri golongan Bacillus cereus pada produk pangan olahan ‘latiao’. Kelompok bakteri ini berpotensi menghasilkan toksin yang menimbulkan gejala sakit perut, pusing, mual, dan muntah,” ungkap Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam keterangannya pada Jumat (1/11).

Tindakan Tindak Lanjut BPOM

Snack Latiao. (Foto: aliexpress.com)

Sebagai langkah lanjut, BPOM melakukan pemeriksaan sarana peredaran, termasuk gudang importir dan distributor, yang menunjukkan hasil Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK). BPOM mengeluarkan perintah kepada importir untuk segera menarik dan memusnahkan produk yang diduga menyebabkan KLBKP. Mereka juga menghentikan sementara registrasi dan importasi produk Latiao hingga proses pemeriksaan selesai.

Edukasi untuk Masyarakat

BPOM mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli produk pangan. “Kami menyarankan kelompok rentan, seperti anak-anak dan ibu hamil, untuk menghindari produk dengan rasa pedas menyengat dan memilih pangan yang aman, bermutu, dan bergizi,” tambah Taruna. (net/ra)

Trending