Mahakama.co.id – Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) melaporkan perkembangan terbaru pembangunan IKN, termasuk rencana penyelesaian Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada 2028, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Plt Deputi Sarana dan Prasarana OIKN, Danis H Sumadilaga, menyebut beberapa bangunan seperti Istana Wakil Presiden, Kantor Kementerian Pertahanan, dan Masjid Negara masih berada dalam tahap awal konstruksi.
Progres Keseluruhan Pembangunan dan Bangunan Non-APBN
Danis menyatakan bahwa progres pembangunan keseluruhan di IKN telah mencapai 87 persen, dengan 51 pemrakarsa proyek melakukan groundbreaking. Beberapa bangunan non-APBN juga telah selesai, antara lain Hotel Nusantara dengan investasi sebesar Rp 1,2 triliun dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 50 megawatt senilai Rp 879,31 miliar.
Penyelesaian Kawasan Kepresidenan di IKN
Progres pembangunan kawasan kepresidenan, meliputi Istana Garuda dan Kantor Sekretariat Presiden, telah mencapai lebih dari 90 persen. Menurut Danis, rata-rata pembangunan kawasan ini sudah berada di atas 95 persen di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Kemajuan Pembangunan Rumah Susun ASN

Pembangunan rumah susun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menunjukkan kemajuan signifikan. Ditargetkan sebanyak 40 dari 47 tower dapat rampung pada akhir Desember 2024, memenuhi kebutuhan hunian bagi ASN yang akan bekerja di IKN. (net/ra)