By admin
29.10.24

NATO Konfirmasi Tentara Korea Utara Dikerahkan ke Rusia

Ilustrasi. Tentara Korea Utara. (Foto: Rodong Sinmun)

Mahakama.co.id – Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengungkapkan bahwa ribuan tentara Korea Utara telah dikerahkan ke Rusia, khususnya di wilayah Kursk, yang berfungsi sebagai garis depan dalam konflik Rusia-Ukraina. Pernyataan ini disampaikan Rutte setelah pertemuan dengan delegasi tinggi Korea Selatan pada Senin (28/10/2024).

Dampak Terhadap Keamanan Regional

“Hari ini saya dapat mengonfirmasi bahwa tentara Korea Utara telah dikirim ke Rusia dan unit-unit militer mereka telah dikerahkan ke wilayah Kursk,” jelas Rutte, seperti dilansir dari The Korea Times. Ia menekankan bahwa pengerahan ini menandakan adanya eskalasi signifikan dalam keterlibatan Korea Utara dalam konflik tersebut.

Ancaman terhadap Indo-Pasifik dan Euro-Atlantik

Rutte juga menyoroti bahwa peningkatan kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara menjadi ancaman bagi keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan Euro-Atlantik. Sebelumnya, Ukraina mengklaim bahwa pasukan Korea Utara telah ditempatkan di perbatasan Kursk di Rusia barat. Klaim tersebut didukung oleh intelijen Korea Selatan yang mendeteksi sekitar 1.500 tentara pasukan khusus Korea Utara telah tiba di Rusia.

Tindakan Balasan dari NATO

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un bersama tentaranya. (Foto: KCNA/AFP-Getty Images)

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, juga telah berbicara langsung dengan Rutte mengenai kekhawatiran ini, mendesak NATO untuk mengambil “tindakan balasan konkret” terhadap situasi yang berkembang. Rutte menegaskan bahwa NATO siap untuk bekerja sama dengan Korea Selatan dan meminta Seoul untuk mengirim delegasi ke NATO guna berbagi informasi lebih lanjut.

Konfirmasi dari AS

Selain NATO, Amerika Serikat juga telah mengonfirmasi bahwa setidaknya 3.000 tentara Korea Utara saat ini berada di Rusia, menambah kekhawatiran tentang dampak keterlibatan Korut dalam konflik yang sedang berlangsung di Ukraina. (net/ra)

Trending