Mahakama.co.id – Para ilmuwan baru-baru ini menangkap suara dari peristiwa signifikan yang terjadi pada medan magnet Bumi puluhan ribu tahun lalu. Fenomena ini dikenal sebagai peristiwa Laschamp, yang berlangsung sekitar 41.000 tahun lalu dan menarik perhatian peneliti di seluruh dunia.
Penelitian Menggunakan Data Satelit Swarm
Dengan memanfaatkan data dari misi Swarm, yang terdiri dari tiga satelit milik Badan Antariksa Eropa (ESA), peneliti dari Universitas Teknik Denmark dan Pusat Penelitian Geosains Jerman melakukan penelitian mendalam untuk memetakan suara-suara selama peristiwa Laschamp. Temuan awal mengenai perubahan medan magnet ini berasal dari aliran lava Laschamps di Prancis pada tahun 1960-an, dan fenomena tersebut dinamai berdasarkan peristiwa itu.
Dampak Terhadap Atmosfer

Selama peristiwa Laschamp, medan magnet Bumi melemah hingga hanya mencapai lima persen dari kekuatan normalnya. Fenomena ini memungkinkan sejumlah besar sinar kosmik melintasi atmosfer, yang menciptakan efek suara yang dapat didengar. Para peneliti merekam suara mengerikan dari fenomena tersebut dengan mencampurkan rekaman lapangan, termasuk suara derit kayu dan batu jatuh, yang menggambarkan medan magnet yang berputar menjauh.
Inovasi dalam Penelitian
“Ini adalah pertama kalinya kami mendengar suara medan magnet yang berubah,” ungkap para peneliti. Penemuan ini membuka wawasan baru dalam studi medan magnet Bumi dan dampaknya terhadap lingkungan. (net/ra)