By admin
09.10.24

Curi Perhatian Dunia, ‘Gadis Kretek’ Raih Penghargaan di ACA & Global OTT Awards BIFF 2024

Para Pemain dan Sutradara Gadis Kretek. (Sumber: Instagram Dian Sastro Wardoyo)

Mahakama.co.id – Di balik kesuksesan ini, Kamila Andini dan Ifa Isfansyah mendapat pengakuan internasional berkat pengarahannya yang memukau. Tidak hanya menyabet Best Director, Gadis Kretek juga meraih beberapa nominasi bergengsi, termasuk Best Director, Best Creative, Best Actress untuk Dian Sastrowardoyo, dan Best Supporting Actor untuk Arya Saloka. Sebelumnya, serial ini juga meraih penghargaan sebagai Best Miniseries di Seoul International Drama Awards 2024, semakin memperkuat posisinya di dunia perfilman global.

Kamila Andini: “Ini Langkah Baru untuk Pembuat Film Asia Tenggara”

“Rasanya sangat spesial menerima penghargaan ini di Busan, karena Ifa dan saya memulai perjalanan kami sebagai pembuat film di Busan International Film Festival,” ujar Kamila Andini dalam sambutannya. Ia mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukan hanya untuk mereka, tapi juga bagi dunia perfilman Indonesia dan Asia Tenggara secara keseluruhan. Kamila berharap, pengakuan internasional ini akan membuka peluang lebih besar bagi para pembuat film di kawasan ini untuk meraih keberhasilan global di masa depan.

Mengangkat Kisah Kretek dan Sejarah Indonesia

Pemeran dan Sutradara serial tv Gadis Kretek, Netflix. (Sumber: ACA GOTT Awards)

Gadis Kretek menggambarkan kisah cinta antara Dasiyah, seorang perempuan kuat yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo, dan Soeraja yang dimainkan oleh Ario Bayu, dengan latar belakang industri kretek di Indonesia pada tahun 1960-an. Serial ini dibintangi juga oleh Tissa Biani, Sha Ine Febriyanti, dan Arya Saloka, serta diproduksi oleh BASE Entertainment. Karya ini menghadirkan perpaduan sejarah Indonesia dengan sentuhan narasi emosional yang mendalam, membuatnya semakin mencuri perhatian di pasar internasional.

Dengan pencapaian tersebut, Gadis Kretek menunjukkan bahwa kreativitas Indonesia semakin mendapat tempat di pentas dunia, membuka peluang lebih luas untuk karya-karya lokal yang dapat berkompetisi di kancah internasional. (net/ra)

Trending