
MAHAKAMA.CO.ID – Pembangunan Jalan Ring Road 4 diharapkan bisa mencegah kemacetan dikawasan tersebut. Hal ini, disambut baik oleh masyarakat, khususnya di Kecamatan Samarinda Utara.
Akses jalan yang juga akan menjadi jalan alternatif dari Kota Samarinda menuju Bandara APT Pranoto menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim Hariadi Purwatmoko mengatakan, desain perencanaan atau detail engineering design (DED) Jalan Ring Road 4 Samarinda sudah dibuat sejak 2020.
“Jalan ini memiliki total panjang 11 kilometer dan lebar 33 meter. Target minimal di 2026 sudah fungsional,” ujarnya.
Dirinya berharap, dengan adanya pembangunan jalan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dan sebagai alternatif ketika banjir di Samarinda dan memperlancar akses menuju Bandara APT Pranoto.
Diketahui, kawasan tersebut juga terhubung dengan Desa Teluk Dalam, Kukar, melalui kawasan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara.
Camat Samarinda Utara Syamsu Alam menuturkan, jalur itu membantu memecah kemacetan dan alternatif ketika banjir di Samarinda.
“Ring Road 4 diproyeksi membuka akses berbagai wilayah seperti Muang Dalam, Kelurahan Lempake, dan Kelurahan Budaya Pampang. Karena akan keluar di Kelurahan Sungai Siring, tepatnya poros Samarinda Bontang,” sebutnya.
Dirinya menyampaikan, untuk pembebasan lahan yang ditargetkan selesai tahun ini, pihaknua siap membantu dan akan mendampingi berbagai kegiatan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami harap sesuai target 2026 bisa tersambung. Ini juga prosesnya kami kira baik. Pembayaran ganti rugi melalui bank,” ucap Syamsu.
Menurut dia, dengan adanya jalan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Sebab, jalur ini juga membawa multiplier effect bagi sektor-sektor lain.
“Misalnua pemukiman atau perumahan bisa tumbuh seiring terbangunnya akses ini. Apalagi saat ini saja harga tanah sudah meningkat,” tukasnya.(advertorial)