
MAHAKAMA.CO.ID – Salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor-Hadi Mulyadi ialah pembangunan 25 ribu unit Rumah Layak Huni (RLH), yang hingga akhir 2022 telah terealisasi mencapai 77,82 persen.
Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengatakan rincian akumulatif sejak 2019 hingga 2022 telah dilakukan rehabilitasi sebanyak 19.151 unit rumah.
“Yaitu, sebanyak 172 rumah susun (rusun) dan pembangunan 131 unit RLH, dan 90 unit lainnya dibangun sejak awal hingga pertengahan tahun 2023,” ujarnya, pada Senin (8/05/2023).
Untuk itu, Fitra sapaan akrabnya, menargetkan program RLH akan selesai pada 2023 ini. Tiap tahunnya, kurang lebih 5 ribu RLH akan dibangun, diseluruh kabupaten/kota di Benua Etam.
Dirinya menyampaikan, indikator pembangunan RLH memang meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni dan pembangunan rumah layak huni melalui dana APBD, APBN, dan swasta.
Maksud dari Swasta ini ialah, pihaknya juga melibatkan partisipasi perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Timur melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk program pembangunan RLH.
“Kami optimistis bisa kejar target 25 ribu RLH untuk keluarga pra sejahtera di Kaltim. Target sampai akhir 2023, 25 ribu itu insha Allah tuntas,” ujar Fitra.
Pihaknya mengakui, kendala yang cukup menghalangi adalah bahan material. Ada beberapa material, khususnya kayu agak sulit untuk dicari.
“Kami terkendala material, sulit mencari material kayu yang dibutuhkan,” pungkasnya.(advertorial)