By admin
15.06.23

Kaltim Torehkan Berbagai Penghargaan, Dalam Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Penganugerahan pengelolaan lingkungan hidup pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Penganugerahan pengelolaan lingkungan hidup pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

MAHAKAMA.CO.ID – Tahun ini Provinsi Kalimantan Timur patut berbangga, lantaran sudah turut berperan dalam menjaga lingkungan. Terlebih di provinsi ini juga sangat kaya akan sumber daya alam, sehingga diperlukan upaya untuk terus menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkugan Hidup (DLH) Kaltim turut menyelenggarakan penganugerahan penghargaan terkait pengelolaan lingkungan hidup, bertempat di hotel Mercure Samarinda, Kamis (15/6/2023).

Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan apresiasinya kepada seluruh penerima penghargaan. Sebab di tahun ini para tokoh yang mewakili Kaltim mendapatkan penghargaan baik nasional maupun internasional dalam menjaga dan memelihara lingkungan.

“Terima kasih kepada para pahlawan lingkungan, semoga apa yang telah dilakukan membawa manfaat bagi lingkungan kita, khususnya di Kalimantan Timur ini,” ujar Isran.

Dalam arahannya Kepala DLH Kaltim E.A. Rafiddin Rizal melaporkan sejumlah program kegiatan terkait pengelolaan lingkungan yang telah dilaksanakan oleh Perangkat daerah yang beliau pimpin selama kurun 2022 – 2023. Diantara program kegiatan yang dimaksud ialah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER), Adiwiyata serta Kalpataru.

Adapun tingkat kepatuhan penanggung jawab usaha dan atau kegiatan dari berbagai sektor dalam pengelolaan lingkungan hidup atau yang dikenal dengan PROPER, terdapat 265 peserta perusahaan yang dllakukan penilaian. “Diantaranya ada 78 peserta dari sektor industri jasa, 85 peserta dari sektor perkebunan kepala sawit, 83 peserta dari sektor pertmbangan, serta 19 peserta dari sektor kehutanan” terang Rizal.

Dengan hasil penilaian peraih peringkat merah sejumlah 20 peserta, biru 127 peserta, hijau 104 peserta, dan emas sejumlah 14 peserta. Untuk penghargaan lainnya baik individu maupun kelembagaan dalam mendukung kegiatan pengelolaan lingkungan hidup di Kaltim, pada tahun 2023 ini terdapat 8 tokoh penerima penghargaan Kalpataru tingkat provinsi, dan 44 sekolah mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi atas keberhasilannya dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di sekolah.
Sedangkan keberhasilan untuk tingkat Nasional, Kaltim mengusulkan lembaga dan tokoh masyarakat yang dinominasikan sebagai penerima Kalpataru tingkat Nasional dengan bersaing bersama 348 usulan dari seluruh provinsi di indonesia.

Hasilnya pun sangat mengesankan, lantaran Kaltim berhasil menyumbangkan dua pahlawan lingkungan sekaligus, sangat jarang dalam satu waktu periode penilaian, satu Provinsi memberikan dua peraih kalpataru bersamaan.

“Setelah melalui serangkaian proses seleksi, alhamdulillah bu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan 10 peraih penghargaan Kalpataru yang mana dantaranya terdapat 2 wakil Kaltim yang berhak menerima penghargaan, yakni saudara Misman dari kota Samarinda dan Yayasan Ulin dari Kabupaten Kutai Timur,” pungkas Rizal. (advetorial)

Trending