By admin
25.11.24

Sektor Perhotelan Dukung Rencana Penurunan Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru 2024

Ilustrasi. Perhotelan jelang Nataru. (Foto: Dok. Pexels.com/Pixabay)

Rencana penurunan harga tiket pesawat untuk Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) mendapat sambutan positif dari sektor perhotelan. Penurunan harga tiket ini diharapkan dapat menurunkan biaya perjalanan dan mendorong pergerakan wisatawan domestik (wisnus) di berbagai destinasi.

Maulana Yusran, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), menyebut bahwa penurunan harga tiket pesawat penting untuk mendukung pemerataan wisatawan, terutama bagi daerah di luar Pulau Jawa. Saat ini, sebagian besar populasi berada di Pulau Jawa, dan dengan harga tiket yang lebih murah, diharapkan wisatawan dapat lebih mudah mengakses destinasi wisata di pulau lain seperti NTB, Kalimantan, dan Sulawesi. Hal ini akan membantu mengurangi ketimpangan wisatawan yang terkonsentrasi di Jawa saja.

Prediksi Peningkatan Okupansi Hotel pada Nataru

Yusran juga menjelaskan bahwa dengan penurunan harga tiket pesawat, sektor perhotelan diperkirakan akan mengalami peningkatan okupansi di destinasi wisata, terutama pada masa libur Nataru. Berdasarkan prediksi, okupansi hotel bisa meningkat antara 5 hingga 10 persen dibandingkan hari biasa. Destinasi wisata populer seperti Bali dan Lombok berpotensi merasakan dampak positif dari kebijakan ini.

Harapan Durasi Liburan yang Lebih Panjang

Selain itu, Yusran mengungkapkan harapannya agar masa liburan Nataru berlangsung lebih lama. Durasi liburan yang panjang diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi sektor perhotelan. Semakin lama wisatawan menginap, maka semakin tinggi tingkat okupansi dan pendapatan hotel. Yusran berharap liburan dapat berlangsung hingga seminggu agar sektor perhotelan dapat menikmati peningkatan yang signifikan.

Kebijakan Pemerintah Terkait Harga Tiket Pesawat

Ilustrasi. Calon penumpang penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, jelang Nataru. (Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, sebelumnya memastikan bahwa pemerintah tengah merumuskan kebijakan penurunan harga tiket pesawat untuk liburan Nataru. Dudy mengungkapkan bahwa harga tiket pesawat diperkirakan akan turun antara 10 hingga 13 persen pada Desember 2024. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya perjalanan bagi masyarakat, sekaligus mendukung pergerakan mudik yang diperkirakan mencapai 110,67 juta orang. (net/ra)

Trending