By admin
13.12.24

“Segitiga Bermudanya Indonesia” dan Dua Kawasan Perairan Serupa

Ilustrasi Peta Segitiga Bermuda. (Foto: Lauri Wiberg/Getty Images)

Mahakama.co.id – Perairan Masalembu dikenal sebagai “Segitiga Bermudanya Indonesia” karena fenomena atmosfernya yang ekstrem. Menurut Peneliti Pusat Riset Oseanografi BRIN, Adi Purwandani, dua kawasan perairan serupa adalah Segitiga Bermuda di Atlantik dan Segitiga Formosa di Pasifik.

Kedua kawasan ini memiliki proses interaksi laut-atmosfer yang identik, terkait pemanasan lapisan atas samudera di wilayah ekuator. Pengaruh angin pasat menyebabkan pembentukan “kolam air panas” yang intensif.

Dampak pada Cuaca

Fenomena ini mempengaruhi distribusi tekanan udara di atmosfer, menyebabkan pembentukan awan hujan yang intensif. Hal ini berpotensi membentuk angin siklon ekstrem seperti Typhoon atau Hurricane.

Risiko Transportasi
Ilustrasi kecelakaan di Segitiga Bermuda. (Foto: VICTOR HABBICK VISIONS/Getty Images)

Fenomena ini membahayakan transportasi udara dan laut. Contohnya, kapal kargo KM Bahtera Mega yang tenggelam di Perairan Timur Masalembu, Jawa Timur, pada 10 Desember 2024.

Upaya Penelitian

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami fenomena ini dan mengurangi risiko bagi transportasi dan kehidupan manusia. (net/ra)

Trending