Mahakama.co.id – Pada Sabtu hingga Minggu malam (10/11), Rusia berhasil menghancurkan 25 drone Ukraina yang mencoba menyerang ibu kota Moskow. Ini menjadi salah satu serangan terbesar sejak dimulainya perang pada 2022.
Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, melaporkan melalui Telegram bahwa pasukan Rusia berhasil menanggulangi serangan ini dengan menghancurkan 25 pesawat nirawak yang terbang menuju wilayah ibu kota. Mayoritas drone tersebut dilaporkan mengarah ke distrik Ramenskoye dan Domodedovo, yang terletak di selatan Moskow.
Gangguan Penerbangan dan Kerusakan di Ramenskoye

Akibat serangan ini, otoritas bandara Domodedovo dan Zhukovsky mengumumkan penghentian sementara penerbangan di kedua bandara tersebut. Selain itu, laporan media menyebutkan bahwa serangan ini menyebabkan kebakaran di sebuah desa di Ramenskoye. Meski serangan drone terhadap Moskow jarang terjadi, Rusia sering melaporkan penghancuran drone Ukraina hampir setiap hari.
Respons Ukraina dan Konferensi Internasional
Serangan ini terjadi bersamaan dengan konferensi menteri yang diselenggarakan di resor Laut Hitam, Sochi, yang dihadiri oleh diplomat dan pejabat dari sekitar 50 negara Afrika. Ukraina mengonfirmasi bahwa serangan ini adalah balasan atas pemboman yang dilakukan Rusia sejak perang dimulai pada Februari 2022.
Menurut laporan AFP, serangan drone ini semakin memanaskan ketegangan yang sudah berlangsung lama antara kedua negara. (net/ra)