By admin
19.11.24

Pemerintah New Delhi Tutup Sekolah Akibat Polusi Udara yang Makin Memburul

Ilustrasi. Pelajar di India berjalan di tengah polusi di New Delhi, pada 8 November 2017. (Foto: Sajjad Hussain/AFP/Getty Images)

Mahakama.co.id – Pemerintah New Delhi memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah mulai Senin, 18 November, akibat kualitas udara yang memburuk secara signifikan. Kebijakan ini diberlakukan sampai pemberitahuan lebih lanjut dan kelas akan dialihkan ke sistem pembelajaran daring untuk sementara waktu guna melindungi siswa dan warga dari dampak polusi.

Pada hari Minggu, tingkat PM2,5 di New Delhi tercatat 57 kali lebih tinggi daripada batas aman yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meskipun ada sedikit penurunan, pada Senin pagi polusi masih tercatat 39 kali lebih tinggi dari batas yang disarankan. Polusi yang parah ini disebabkan oleh pembakaran lahan oleh petani, asap dari pabrik, dan polusi kendaraan bermotor.

Dampak terhadap Kehidupan Sehari-hari dan Kesehatan

Kelas tatap muka dihentikan untuk semua siswa, kecuali kelas 10 dan 12. Pemerintah juga mengimbau warga, terutama anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki masalah pernapasan atau jantung, untuk tetap berada di dalam rumah sebisa mungkin. New Delhi yang memiliki populasi sekitar 30 juta jiwa, kini menghadapi masalah kesehatan serius akibat kualitas udara yang memburuk.

Putusan Mahkamah Agung tentang Udara Bersih

Ilustrasi. Polusi udara buruk di New Delhi. (Foto: Pixabay)

Pada Oktober 2024, Mahkamah Agung India memutuskan bahwa udara bersih merupakan hak asasi manusia yang mendasar. Mahkamah memerintahkan pemerintah pusat dan otoritas negara bagian untuk mengambil langkah-langkah nyata dalam memperbaiki kualitas udara di ibu kota dan kota-kota sekitarnya. (net/ra)

Trending