Mahakama.co.id – Negosiasi antara Israel dan Hamas memasuki tahap akhir, dengan tujuan mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza. Perundingan ini telah berlangsung sejak November 2023.
Menurut juru bicara Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, kesepakatan ini merupakan yang paling dekat sejak perundingan sebelumnya. Tim teknis Israel telah tiba di Doha, Qatar, untuk membicarakan gencatan senjata dan pertukaran tahanan perang.
Kondisi Gaza
Kerusakan di Gaza sangat parah, dengan 45.028 warga Palestina tewas dan 106.962 luka-luka. PBB mencatat 70% korban adalah perempuan dan anak-anak, serta 1,9 juta orang mengungsi.
Tuntutan Hamas
Hamas menekankan bahwa kesepakatan harus mencakup pengunduran Israel dari jalur Gaza, pemulangan pengungsi, dan pertukaran tahanan secara serius. Mereka siap menghentikan perang jika kondisi ini dipenuhi.
Gencatan Senjata Yang Sering Kali Gagal

Pada November 2023, perang terhenti dengan pelepasan 105 tahanan di jalur Gaza dan 240 orang Palestina dari penjara Israel. Namun, upaya mediasi selanjutnya gagal mencapai kesepakatan baru. (net/ra)