By admin
04.11.24

Meutya Hafid Laporkan Kasus Judol Pegawai Komdigi kepada Presiden Prabowo

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. (Foto: Instagram Meutya_hafid)

Mahakama.co.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai penangkapan 11 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terlibat dalam kasus judi online pada Jumat, 1 November. Penangkapan ini menandai langkah serius dalam upaya memberantas praktik judi daring di Indonesia.

Dukungan Penuh Presiden

Pertemuan antara Meutya dan Presiden Prabowo di Istana diunggah oleh Meutya melalui akun Instagram resminya. Dalam unggahannya, Meutya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap langkah Komdigi dan meminta agar kementeriannya bekerja sama dengan Polri dalam memberantas praktik judi daring. “Saya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung Polri dalam memberantas praktik judi online, terutama yang melibatkan oknum di lingkungan pemerintahan,” ungkap Meutya.

Komitmen untuk Penyidikan

Meutya juga menegaskan komitmennya untuk membantu proses penyidikan lebih lanjut. “Kami siap memfasilitasi penyidikan, termasuk membuka akses ke kantor Komdigi sesuai arahan Presiden,” ujarnya. Dukungan dari Presiden dianggap sebagai landasan kuat untuk menjaga ruang digital yang aman bagi masyarakat.


Bersih-Bersih di Lingkungan Kementerian

Menteri Komdigi, Muetya Hafid dan Presiden Prabowo. (Foto: Instagram Meutya_hafid)

Sebelumnya, Meutya telah menyatakan bahwa seluruh pegawai Komdigi yang terbukti terlibat dalam kasus ini akan diberhentikan secara tidak hormat sebagai bentuk “bersih-bersih” di awal pemerintahan Prabowo-Gibran. Dari 11 orang yang ditangkap, 10 di antaranya adalah pegawai dan staf ahli di Komdigi. (net/ra)

Trending