By admin
28.11.24

Konflik Petinggi Filipina, Sara Duterte Ditetapkan Sebagai Dalang Rencana Pembunuhan Presiden Marcos

Sara Duterte. (Foto: AFP Photo)

Mahakama.co.id – Kementerian Hukum Filipina pada Senin (25/11) melabeli Wakil Presiden Sara Duterte sebagai dalang dalam rencana pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr, atau yang akrab disapa Bongbong. Atas tuduhan ini, Sara diberikan waktu lima hari untuk memenuhi panggilan pengadilan dan terancam diseret ke sidang pemakzulan di parlemen.

Wakil Menteri Hukum Filipina, Jesse Andres, menegaskan bahwa pemerintah Filipina akan melindungi Presiden terpilih mereka dengan segala cara. “Rencana pembunuhan terhadap Presiden yang dinyatakan oleh dalang yang telah mengaku akan menghadapi konsekuensi hukum,” ujar Andres, seperti dilansir AFP.

Reaksi Bongbong Marcos terhadap Rencana Pembunuhan

Sebelumnya, Bongbong Marcos menegaskan akan melawan setiap upaya pembunuhan terhadap dirinya. Ia menyatakan bahwa ancaman terhadap nyawanya adalah hal yang sangat mengganggu.

Sara Duterte Menyebutkan Nama Terkait Pembunuhan

Sara Duterte dan Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr memenangi Pemilu Filipina 2022. (Foto: GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Ancaman pembunuhan ini disampaikan oleh Sara Duterte pada akhir pekan lalu. Ia menyatakan bahwa jika ia tewas, pembunuhnya akan diberi instruksi untuk menghabisi nyawa Bongbong. Selain itu, ia juga mengincar nyawa ibu negara Liza Araneta dan sepupu Presiden Marcos, Martin Romualdez. (net/ra)

Trending