By admin
19.11.24

Kejaksaan Agung Tangkap Hendry Lie, Tersangka Kasus Megakorupsi Timah

Hendry Lie ditangkap Kejagung terkait kasus korupsi timah. (Foto: ANTARA FOTO/IDLAN DZIQRI MAHMUDI)

Mahakama.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap Hendry Lie, tersangka utama dalam kasus megakorupsi timah yang merugikan negara hingga Rp 300 triliun. Penangkapan dilakukan pada Senin malam (18/11) di Bandara Soekarno-Hatta.

Hendry yang mengenakan kemeja pink dan tangan terborgol, langsung dibawa ke Kantor Kejagung. “Yang diamankan di Bandara Soetta adalah Tersangka Hendry Lie,” ujar Harli Siregar, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung. Penangkapan ini adalah bagian dari upaya penyelesaian kasus yang melibatkan 22 tersangka, termasuk Hendry, bos Sriwijaya Air Harvey Moeis, dan beberapa mantan direksi PT Timah.

Modus Korupsi dan Kerugian Negara

Kejagung mengungkap modus operandi kasus ini yang melibatkan pengumpulan bijih timah ilegal oleh sejumlah perusahaan yang berkolaborasi dengan pejabat PT Timah Tbk. Selain itu, kerugian negara disebabkan oleh pembelian smelter yang terlalu mahal, pembayaran untuk bijih timah ilegal, dan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh praktik tersebut.

Hendry Lie dan PT Tinindo Inter Nusa

Hendry Lie ditangkap Kejagung terkait kasus korupsi timah. (Foto: ANTARA FOTO/IDLAN DZIQRI MAHMUDI)

Sejak April 2024, Hendry Lie bersama adiknya Fandy Lingga telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka merupakan petinggi PT Tinindo Inter Nusa, perusahaan yang diduga menggunakan dua perusahaan boneka untuk menutupi aktivitas penambangan ilegal di Bangka Belitung. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Hendry diduga menerima keuntungan hingga Rp 1 triliun dari praktik ilegal tersebut.

Langkah Penting dalam Penuntasan Kasus

Penangkapan Hendry Lie menjadi langkah signifikan bagi Kejagung dalam mengusut tuntas megakorupsi timah yang berdampak besar pada keuangan negara. Namun, untuk keterangan lebih lanjut mengenai status penahanan Hendry, Kejagung belum memberikan informasi lebih rinci. Kejaksaan Agung kini fokus pada penyelesaian kasus dan memproses hukum seluruh tersangka yang terlibat. (net/ra)

Trending