Mahakama.co.id – Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mendukung penuh usulan untuk menjadikan coding atau bahasa pemrograman komputer sebagai mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah Indonesia. Dalam acara Program Kampus Merdeka di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (12/11), Ibas menegaskan pentingnya langkah ini untuk meningkatkan kemampuan teknologi di kalangan anak-anak Indonesia.
“Mas Wapres, Pak Menteri Pendidikan akan masukkan coding dalam mata pelajaran,” ujar Ibas, berharap pemrograman komputer menjadi bagian dari kurikulum pendidikan nasional, yang dapat membantu anak-anak Indonesia mengembangkan keterampilan di bidang teknologi.
Dukungan dari Gibran Rakabuming Raka
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga mendukung penuh inisiatif ini. Dalam pernyataan sebelumnya, Gibran mengingatkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk mempersiapkan pengajaran coding bagi siswa SD hingga SMP. “Ini penting agar kita bisa mengejar ketertinggalan di bidang IT,” katanya.
Langkah Strategis untuk Mengurangi Ketertinggalan

Ibas menilai bahwa pengajaran coding adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan teknologi di Indonesia. “Ini akan sangat bermanfaat bagi negara kita untuk mengurangi ketertinggalan dalam bidang ini,” tambahnya.
Implementasi di Sekolah Dasar dan Menengah
Sebelumnya, Gibran juga menyarankan agar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat mulai mengimplementasikan mata pelajaran coding di tingkat SD dan SMP, sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperbarui kurikulum pendidikan nasional. Beberapa perubahan kurikulum sudah dilakukan, termasuk kewajiban belajar 13 tahun dan pengenalan matematika sejak TK. (net/ra)