By admin
21.11.24

Erdogan Sebut Rudal AS di Ukraina Bisa Picu Konflik Global

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: TUR Presidency/Mustafa Kamaci/Anadolu Agency)

Mahakama.co.id – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memperingatkan bahwa penggunaan rudal jarak jauh ATACMS oleh Ukraina, yang disetujui oleh Amerika Serikat, dapat memicu ketegangan global. “Langkah Presiden Biden ini bukan hanya akan memperburuk konflik, tetapi juga dapat memicu reaksi luar biasa dari Rusia,” ujar Erdogan dalam pernyataan resmi pada Rabu (20/11), seperti dikutip dari AFP.

Ia menilai kebijakan tersebut sebagai kesalahan besar yang berpotensi membawa dunia ke ambang perang besar. Ukraina sebelumnya menerima izin untuk menggunakan rudal ATACMS, yang memiliki jangkauan hingga 306 kilometer, guna memperkuat pertahanan mereka dalam konflik dengan Rusia.

Rusia Perketat Doktrin Nuklir

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP Photo)

Sebagai respons, Presiden Rusia Vladimir Putin memperbarui doktrin pencegahan nuklir negaranya melalui dekrit baru. Rusia menegaskan bahwa penggunaan senjata nuklir hanya akan dilakukan sebagai langkah terakhir untuk mempertahankan kedaulatan negara.

Dekrit tersebut juga mencakup ancaman dari negara non-nuklir yang didukung negara nuklir. Serangan menggunakan senjata konvensional seperti rudal atau drone yang dinilai membahayakan Rusia akan dianggap sebagai ancaman serius.

Sementara itu, langkah Ukraina yang melobi AS untuk mendapatkan rudal ATACMS bertujuan meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi serangan Rusia yang terus berlanjut. (net/ra)

Trending