Mahakama.co.id – Dalam pidato kemenangannya pada Rabu (6/11) dini hari waktu setempat, Donald Trump memuji miliarder teknologi Elon Musk, menyebutnya sebagai “jenius super.” Di hadapan para pendukungnya, Trump mengungkapkan bahwa layanan satelit Starlink milik Musk telah menyelamatkan banyak nyawa saat Badai Helene menerjang kawasan tenggara Amerika Serikat pada Oktober lalu. Trump menyebut, “Saya katakan pada Elon, mereka sangat, sangat membutuhkannya di North Carolina. Bisakah kamu membantu? Dia segera menyediakan bantuan dengan cepat, itu luar biasa. Itu menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya, seperti dikutip dari CNN.
Musk, Tokoh Istimewa yang Dibutuhkan AS
Trump melanjutkan dengan menyebut Musk sebagai “tokoh istimewa” yang harus dijaga, karena menurutnya, Amerika Serikat membutuhkan sosok-sosok jenius seperti Musk yang jarang dimiliki. Pujian Trump ini muncul sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi Musk, baik dalam dunia teknologi maupun dalam mendukung penanggulangan bencana.
Musk Dukung Trump Sejak Insiden Pembunuhan

Di hari pemilihan, Elon Musk menemani Trump untuk memantau hasil Pemilu AS di Florida. Musk yang sejak Juli lalu secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Trump, juga memberikan pernyataan setelah insiden percobaan pembunuhan terhadap mantan presiden tersebut. “Saya sepenuhnya mendukung Presiden Trump dan berharap dia cepat pulih,” ujar Musk.
Starlink Dukung Penanganan Bencana
Dukungan Musk terhadap Trump tidak hanya sebatas dukungan politik, tetapi juga dalam penanganan bencana. Trump mengungkapkan bahwa ia meminta bantuan komunikasi dari Musk melalui satelit Starlink untuk mendukung Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA). FEMA kemudian mengonfirmasi bahwa Starlink telah menyediakan 40 unit satelit untuk kawasan yang terdampak bencana, dengan tambahan 140 unit dalam perjalanan. Sebagai kontraktor pemerintah, Starlink memainkan peran penting dalam memastikan komunikasi tetap terjalin selama bencana. (net/ra)