By admin
23.11.24

Cuaca Ekstrem Sebabkan Piramida Berusia Ribuan Tahun di Meksiko Runtuh

Piramida di Ihuatzio, Meksiko runtuh karena cuaca ekstrem. (Foto: Cultura/INAH)

Mahakama.co.id – Piramida yang terletak di Ihuatzio, Meksiko, runtuh pada 29 Juli 2024 setelah hujan deras yang berlangsung tanpa henti. Piramida batu setinggi 15 meter, yang merupakan monumen penting dari Kerajaan Michoacán, hancur akibat cuaca ekstrem, menyebabkan dinding selatannya ambruk menjadi tumpukan puing batu. Situs arkeologi ini memiliki sejarah panjang dan kerusakan yang terjadi menunjukkan dampak serius dari perubahan iklim.

Piramida ini merupakan peninggalan budaya P’urhepecha, suku yang tak pernah ditaklukkan oleh suku Aztec. Di lokasi yang sama, selain piramida, beberapa bagian lain juga mengalami kerusakan, termasuk dinding luar dan inti piramida. Peneliti dari Mexico’s National Institute of Anthropology and History (INAH) menyatakan bahwa hujan lebat dan badai petir yang melanda wilayah tersebut setelah kekeringan yang panjang telah menyebabkan retakan pada bangunan, memudahkan air merusak struktur bangunan kuno tersebut.

Ancaman Global bagi Situs Budaya

Perubahan iklim yang semakin parah mengancam berbagai situs bersejarah di seluruh dunia. Selain piramida di Meksiko, lukisan gua kuno di Oseania juga dilaporkan mengalami kerusakan serupa akibat iklim yang berubah dengan cepat. Studi tahun 2024 menunjukkan bahwa curah hujan yang meningkat secara drastis telah meningkatkan risiko kerusakan pada bangunan warisan budaya di Eropa dan Meksiko.

Reaksi Komunitas dan Upaya Pelestarian

Piramida di Ihuatzio, Meksiko runtuh karena cuaca ekstrem. (Foto: Ramiro Aguayo/INAH)

Tariakuiri Alvarez, seorang anggota suku P’urhepecha, menyatakan bahwa runtuhnya piramida di Ihuatzio dianggap sebagai pertanda buruk oleh leluhur mereka, mengingat kejadian serupa pernah terjadi sebelum kedatangan penjajah asing. Sementara itu, pihak berwenang kini sedang berupaya melakukan pemulihan untuk memperbaiki struktur dan melestarikan warisan budaya ini.

Kehilangan situs bersejarah seperti piramida ini menggambarkan betapa pentingnya menjaga situs-situs budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi, yang semakin rentan akibat dampak perubahan iklim. (net/ra)

Sumber: Kumparan

Trending