By admin
02.12.24

Bentrokan Terjadi di Pakistan, Tewaskan Lebih dari 130 Orang

Ilustrasi. Bentrokan di Pakistan. (Foto: Fayaz Aziz/Reuters)

Mahakama.co.id – Bentrokan sektarian yang terjadi di wilayah Kurram, Pakistan, selama sepuluh hari terakhir telah mengakibatkan lebih dari 130 orang tewas dan sekitar 200 lainnya terluka. Konflik ini melibatkan kelompok Muslim Sunni dan Syiah dan dimulai sejak 21 November 2024.

Bentrokan bermula ketika sekelompok Muslim Syiah yang sedang dalam perjalanan diserang oleh pria bersenjata. Serangan tersebut mengakibatkan 52 orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ketegangan yang berkembang di wilayah ini menambah kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan, yang semakin memburuk.

Ketegangan Berlanjut ke Afghanistan: Penangkapan Massal oleh Taliban

Di Afghanistan, situasi serupa juga mencuat, di mana lebih dari 100 orang ditangkap oleh polisi Taliban di wilayah timur laut negara tersebut karena menanam bunga opium. Larangan penanaman poppy oleh Taliban telah menuai perlawanan dari masyarakat setempat yang bergantung pada tanaman tersebut sebagai sumber penghidupan.

Direktur Departemen Antinarkotika Polisi Afghanistan, Shafiqullah Hafizi, mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Dalam operasi hari ini, pasukan menangkap lebih dari seratus orang, termasuk penduduk dari berbagai desa, yang tertangkap saat menanam bunga opium,” jelas Hafizi, seperti yang dilansir AFP pada 1 Desember 2024.

Ketegangan yang Meningkatkan Perhatian Internasional

Pasukan keamanan menembakan peluru karet pada bentrokan yang terjadi di Pakistan. (Foto: Aamir Qureshi/AFP)

Dengan meningkatnya ketegangan di wilayah Kurram dan Afghanistan, situasi ini terus mendapatkan perhatian dari pengamat regional dan internasional. Baik di Pakistan maupun Afghanistan, ketegangan sektarian dan kebijakan Taliban terkait opium menunjukkan bahwa stabilitas di kedua negara tersebut semakin terancam. (net/ra)

Trending