By admin
18.11.24

2 Bom Suar Ditembakkan Ke Kediaman Netanyahu

Pasukan keamanan Israel berjaga di daerah dekat kediaman Netanyahu . (Foto: Abir Sultan/EPA)

Mahakama.co.id – Pada Sabtu malam (16/11), dua bom kilat ditembakkan ke kediaman Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang terletak di Caesarea, Israel utara.

Meskipun bom tersebut jatuh di taman rumah tanpa merusak properti, Netanyahu dan keluarganya tidak berada di lokasi saat kejadian. Polisi Israel telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam serangan ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tanggapan Pemerintah Israel

Presiden Israel, Isaac Herzog, mengutuk keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan berbahaya yang melampaui batas. “Serangan terhadap Perdana Menteri Netanyahu telah melewati batas. Ini adalah tindakan yang sangat berbahaya,” ujar Herzog melalui unggahan di platform X, seperti dilaporkan oleh Al Jazeera. Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, juga menganggap serangan ini sebagai ancaman serius dan mendesak pihak keamanan untuk mengambil langkah tegas. “Menembakkan bom kilat ke rumah Netanyahu adalah pelanggaran besar yang tak bisa dibiarkan,” tulisnya di platform X.

Menteri Pertahanan, Israel Katz, menambahkan bahwa Netanyahu yang selama ini telah menghadapi ancaman dari Iran dan kelompok proksinya, kini juga mendapatkan ancaman dari dalam negeri. “Tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Katz.

Insiden Serupa dan Ketegangan di Perbatasan Utara

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netahanyu. (Foto: REUTERS/Ronen Zvulun)

Ini bukan pertama kalinya kediaman Netanyahu menjadi target. Sebelumnya, pada Oktober lalu, sebuah pesawat nirawak meluncurkan serangan ke rumah Netanyahu di Caesarea, meski tidak menimbulkan kerusakan. Selain itu, ketegangan di perbatasan utara Israel dengan kelompok bersenjata Hizbullah dari Lebanon terus meningkat, dengan bentrokan sporadis sejak Oktober 2023. (net/ra)

Trending