By admin
23.12.24

Joki Jalur Alternatif di Puncak Ditangkap Polisi Karena Mematok Tarif Tinggi ke Wisatawan

Pelaku joki alternatif yang memungut tarif tinggi dari wisatawan melakukan klarifikasi dan permintaan maaf. (Foto: Dok. Polsek Cisarua)

Mahakama.co.id – Seorang pemandu jalur alternatif berinisial CN alias Bokep di kawasan Puncak, Bogor, diamankan oleh polisi setelah terbukti mengenakan tarif tinggi terhadap wisatawan. CN diketahui meminta biaya sebesar Rp 850 ribu untuk jasa antar wisatawan, yang akhirnya menarik perhatian pihak kepolisian.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengklarifikasi tindakannya dan menyampaikan permohonan maaf. Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, menjelaskan bahwa meskipun CN tidak langsung ditahan, proses pengawasan tetap dilakukan secara intensif. “Kami terus memberikan arahan tegas agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Eddy.

Polisi Tegaskan Pentingnya Solusi untuk Kejadian Tersebut

Polsek Cisarua menegaskan bahwa meskipun pelaku tidak ditahan, proses pemeriksaan terus dilakukan untuk memastikan pelaku tidak mengulangi tindakannya. Eddy juga menekankan bahwa kejadian ini harus segera ditangani untuk menjaga citra pariwisata Puncak. “Kami mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang tidak berwenang,” kata Eddy.

Korban Telah Memaafkan dan Mengapresiasi Tindakan Polisi

Dalam perkembangan selanjutnya, korban telah memaafkan pelaku dan mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang cepat dalam menangani kasus ini. “Kami sangat berterima kasih kepada polisi yang telah bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku,” ujar salah satu korban.

Peningkatan Patroli untuk Mencegah Insiden Serupa

Ilustrasi lalu lintas di Puncak, Jawa Barat. (Foto: Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Polsek Cisarua bersama Polsek Megamendung dan Ciawi berencana meningkatkan patroli di daerah Puncak, terutama di wilayah Gadog dan Megamendung. Eddy mengatakan, “Kami akan rutin melakukan patroli untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang, serta memberikan rasa aman kepada wisatawan.” (net/ra)

Trending