Mahakama.co.id – Rusia mengklaim telah mengembangkan vaksin mRNA baru untuk kanker, yang dijadwalkan dirilis pada awal 2025 dan dibagikan gratis oleh pemerintah. Vaksin ini menghambat pertumbuhan tumor dan penyebaran kanker, menurut Direktur Pusat Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya, Alexander Gintsburg.
Peran Artificial Intelligent (AI)
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan kemajuan dalam pengembangan vaksin kanker. AI akan mempercepat pembuatan vaksin kanker dipersonalisasi, mengurangi proses menjadi kurang dari satu jam [1).
Cara Kerja Vaksin mRNA

Vaksin mRNA berfungsi dengan memberikan instruksi genetik untuk memproduksi protein kanker spesifik, melatih sistem kekebalan mengenali dan membuat antibodi. Vaksin ini dipersonalisasi untuk melawan kanker unik setiap pasien. (net/ra)