By admin
20.12.24

Kementerian Perindustrian Dorong Industri Hijau untuk Capai Net Zero Emissions

Ilustrasi kawasan Industri Hijau. (Foto: Dok. Medcom.id)

Mahakama.co.id – Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menegaskan bahwa industri hijau bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Sektor industri memiliki peran strategis dalam mendukung komitmen nasional ini.

Target industri hijau di Indonesia adalah mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050, satu dekade lebih cepat dari target nasional. Untuk mencapai target ini, Kementerian Perindustrian menyusun peta jalan dekarbonisasi, kebijakan pengurangan emisi, dan mekanisme pertukaran emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Selain itu, Kemenperin juga memperkuat ekosistem industri hijau dan mengembangkan ekonomi sirkular.

Pencapaian Industri Hijau

Pada tahun 2023, industri hijau mencatat beberapa pencapaian penting. Pengurangan emisi GRK mencapai 6,92 juta ton CO2eq, peningkatan efisiensi biaya industri hijau sebesar 7,31%, dan 146 perusahaan telah tersertifikasi Standar Industri Hijau (SIH). Saat ini, total SIH mencapai 62 standar.

Inisiatif dan Kerjasama
Wakil menteri Perindustrian, Faisol Riza. (Foto: Dok. Kemenperin)

Kementerian Perindustrian meluncurkan beberapa inisiatif strategis, termasuk Green Industry Service Company (GISCO) Prepatory Framework dan Sistem Elektronik Layanan Sertifikasi Industri Hijau (SELASIH). Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) juga menandatangani nota kesepahaman dengan pihak industri untuk penyusunan kajian dekarbonisasi dan meningkatkan daya saing industri nasional. (net/ra)

Trending