Mahakama.co.id – Pada Jumat (6/12), pemberontak Kurdi yang didukung Amerika Serikat (AS) berhasil merebut kota Deir el-Zor, sebuah kota penting di timur Suriah yang berbatasan langsung dengan Irak. Dengan penguasaan kota ini, mereka kini mengendalikan wilayah padang pasir yang luas di Suriah timur.
Menurut Reuters, aliansi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berhasil menguasai kota tersebut, yang menjadi kota ketiga yang direbut pemberontak dari Presiden Bashar al-Assad dalam sepekan terakhir. Aktivis Suriah, Omar Abu Layla, menyebut pasukan Suriah dan milisi Irak yang didukung Iran mundur sebelum SDF memasuki kota ini melalui perbatasan Albu Kamar.
Sejarah Penguasaan Kota yang Berganti-ganti
Sejak perang sipil Suriah dimulai pada 2011, Deir el-Zor telah berganti penguasaan beberapa kali. Pada 2014, kota ini jatuh ke tangan milisi ISIS, namun pada 2017, militer Suriah bersama milisi Irak pro-Iran berhasil merebutnya. Kini, pada 6 Desember 2024, kota ini kembali berada di tangan pemberontak.
Serangan Lainnya yang Mengguncang Rezim Assad

Sebelumnya, aliansi SDF yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS) menyerang kota Homs di Suriah tengah. Pemberontak juga merebut bagian utara kota Aleppo akhir pekan lalu dan kota Hama pada awal pekan ini, memberikan pukulan besar bagi rezim Assad. (net/ra)