Mahakama.co.id – Pada Rabu pagi (4/12), Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama, Gus Miftah, mengunjungi rumah Sunhaji (37), seorang penjual es di Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Gus Miftah datang untuk menyampaikan permintaan maaf setelah video ucapan kasarnya kepada Sunhaji viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah memanggil Sunhaji dengan kata-kata kasar, “Jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir,” yang dianggap merendahkan.
Gus Miftah Mengaku Hanya Bergurau
Gus Miftah menjelaskan bahwa ucapannya itu sebenarnya hanya candaan. Ia duduk berdampingan dengan Sunhaji dan merangkulnya, sambil meminta maaf secara langsung. “Pokoknya meskipun niatnya bergurau, tapi saya minta maaf,” kata Gus Miftah.
Sunhaji Sudah Memaafkan
Sunhaji, yang merasa tersinggung dengan ucapan tersebut, mengaku sudah memaafkan Gus Miftah. “Saya sudah maafkan semua. Saya tidak menyangka kalau Gus datang ke rumah,” ucap Sunhaji.
Rencana Pengajian di Rumah Sunhaji

Sebagai bagian dari permintaan maafnya, Gus Miftah juga berencana menggelar pengajian di rumah Sunhaji. (net/ra)