Mahakama.co.id – Pada Sabtu pagi (30/11), seorang karyawan supermarket di Prefektur Akita, Jepang, diserang oleh seekor beruang liar di bagian makanan. Pria berusia 47 tahun itu mengalami luka serius di wajah, namun nyawanya tidak terancam setelah berhasil diselamatkan oleh rekan kerjanya dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Setelah serangan, pihak berwenang memasang perangkap di dekat pintu masuk supermarket. Perangkap tersebut, yang diberi umpan madu, apel, dan roti, akhirnya berhasil menangkap beruang tersebut pada Senin (2/12). Beruang itu ditidurkan sebelum dimusnahkan untuk mencegah ancaman lebih lanjut.
Peningkatan Kasus Konflik Manusia dan Beruang
Insiden ini mencerminkan meningkatnya pertemuan antara manusia dan beruang di Jepang, terutama di wilayah utara. Populasi beruang hitam di Jepang kini mencapai sekitar 44 ribu, meningkat tajam dari 15 ribu pada 2012. Peningkatan jumlah serangan beruang mencerminkan perubahan habitat dan kelangkaan makanan, yang memicu pertemuan berbahaya dengan manusia.
Pemerintah Jepang Waspadai Ancaman Serangan Beruang

Pihak berwenang memperingatkan warga untuk tetap waspada, terutama menjelang musim hibernasi beruang, ketika mereka lebih aktif mencari makanan. Upaya pengelolaan konflik meliputi pemantauan, pemasangan perangkap, dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurangi potensi bahaya. (net/ra)