By admin
02.12.24

Pemerintah Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis untuk 40.000 Penyandang Disabilitas

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul. (Foto: Salman Toyibi/Jawa Pos)

Mahakama.co.id – Pemerintah Indonesia telah resmi meluncurkan program pemberian makanan bergizi gratis bagi 40.000 penyandang disabilitas di Indonesia, yang akan berlangsung selama satu tahun penuh. Program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok disabilitas di tanah air.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa setiap hari, penerima manfaat akan mendapatkan dua kali makan bergizi, yaitu pada pagi dan siang. “Ada 40.000 atau 33.000 teman-teman penyandang disabilitas, setiap hari kita beri dukungan makanan bergizi, sehari dua kali pagi dan siang selama satu tahun penuh,” jelas Gus Ipul dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Minggu (1/12).

Kolaborasi dengan LSM dan Pemangku Kepentingan

Selain memberikan dukungan makanan, Gus Ipul menambahkan bahwa Kementerian Sosial akan bekerja sama dengan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan efektivitas program ini. “Ini adalah upaya kami untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, yang mudah-mudahan ke depan kita akan coba terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, tokoh-tokoh, dan juga LSM yang peduli terhadap para penyandang disabilitas,” ujar Gus Ipul.

Perjuangkan Keterlibatan Penyandang Disabilitas dalam Dunia Kerja

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang biasa dipanggil Gus Ipul. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan memperjuangkan pelibatan penyandang disabilitas dalam dunia kerja. Dalam hal ini, instansi pemerintah dan BUMN diharuskan mempekerjakan penyandang disabilitas sebanyak dua persen, sementara sektor swasta diharuskan mempekerjakan satu persen. Gus Ipul berharap langkah ini dapat membantu menciptakan peluang lebih banyak bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam dunia kerja dan meningkatkan kualitas hidup mereka. (net/ra)

Trending