Mahakama.co.id – Ribuan peserta aksi Reuni 212 memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (2/12) pagi. Acara dimulai dengan Salat Subuh berjamaah, yang diawali dengan zikir dan bermunajat bersama. Suasana di Monas terasa khidmat, dengan sejumlah ulama turut hadir di panggung yang didirikan di tengah kerumunan.
Kehadiran eks Imam Besar FPI, Rizieq Shihab, menjadi sorotan. Sekitar pukul 05.35 WIB, Rizieq muncul mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan sorban dan masker. Massa yang telah memadati Monas sejak dini hari menyambut kedatangannya dengan penuh antusias. Tak lama setelah kedatangan Rizieq, lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, menambah semangat para peserta aksi.
Bendera Indonesia dan Palestina Berkibar Berdampingan, Yel-Yel Bergema
Dalam aksi ini, bendera Indonesia dan Palestina berkibar berdampingan di tengah kerumunan. Yel-yel “Indonesia bersatu, Palestina merdeka” pun menggema dari atas panggung. Tak hanya itu, bendera Front Persaudaraan Islam (FPI) juga terlihat dikibarkan oleh peserta sebagai simbol dukungan terhadap aksi tersebut.
Reuni 212 Usung Tema Revolusi Akhlak untuk Indonesia dan Palestina

Reuni 212 kali ini mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah dan Palestina Merdeka.” Panitia aksi mengklaim bahwa puluhan ribu massa hadir dalam acara ini. Undangan resmi juga telah dikirimkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, serta tokoh ormas Islam lainnya untuk turut hadir.
Aksi 212 Terus Digelar, Semangat Tak Pernah Padam
Aksi 212 pertama kali digelar pada 2016 sebagai protes terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait pernyataannya mengenai Alquran. Kini, aksi yang dimotori oleh GNPF MUI bersama ormas Islam lainnya terus digelar setiap tahun, dengan semangat yang tetap berkobar di setiap tahunnya. (net/ra)