By admin
16.11.24

Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Kembali Normal Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Ilustrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Foto: Kemenparekraf)

Mahakama.co.id – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai kembali beroperasi penuh sejak Jumat (15/11/2024) meskipun erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih berlangsung. Penerbangan internasional dan domestik yang sempat dibatalkan akibat abu vulkanik kini telah kembali berjalan normal.

Sejak erupsi pertama pada Senin (4/11), sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan. Namun, hingga Jumat dini hari, sekitar 399 penerbangan internasional dan domestik sudah beroperasi tanpa adanya pembatalan lebih lanjut. General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menegaskan bahwa tidak ada pembatalan penerbangan pada tanggal tersebut. “Berdasarkan data tersebut tidak terdapat pembatalan penerbangan atau cancel flight akibat dampak letusan Gunung Lewotobi,” ujarnya.

Puncak Pembatalan Penerbangan

Sebelumnya, pada Rabu (13/11), Bandara Ngurah Rai mencatatkan puncak pembatalan penerbangan, dengan total 115 penerbangan dibatalkan—32 domestik dan 83 internasional. Rute yang paling terdampak adalah Denpasar-Australia, dengan total 61 penerbangan yang dibatalkan, termasuk maskapai Qantas, Virgin, dan Jetstar. Namun, sejak Kamis (14/11) malam, ketiga maskapai tersebut kembali beroperasi dengan tujuan Sydney, Darwin, Brisbane, Melbourne, dan Perth, melayani total 54.320 penumpang.

Penerbangan Internasional Normal Kembali

Selain Australia, penerbangan menuju Singapura, Taiwan, dan India juga sempat terhambat, namun kini telah kembali normal. Dengan kondisi ini, Bandara Ngurah Rai mulai menerima kembali aliran penumpang internasional dan domestik yang sebelumnya terganggu.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Sabtu, 9 November 2024. (Foto: AP Photo)

Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, mengalami erupsi sejak Senin (4/11), mengakibatkan korban jiwa dan ribuan orang terdampak. Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya menaikkan status gunung ini dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV) pada Minggu (3/11). Gunung Lewotobi, yang memiliki dua puncak—Lewotobi Laki-laki dan Lewotobi Perempuan—merupakan salah satu gunung api aktif di bagian timur Pulau Flores. (net/ra)

Trending