By admin
09.11.24

Satelit Kayu Pertama di Dunia Tiba di ISS: Solusi Ramah Lingkungan untuk Eksplorasi Antariksa

Ilustrasi satelite LignoSat di luar angkasa. (Foto: Kyoto University)

Mahakama.co.id – Satelit kayu pertama di dunia, LignoSat, telah tiba di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada Selasa (5/11). Satelit berukuran 10 sentimeter ini dikembangkan oleh Universitas Kyoto dan perusahaan Sumitomo Forestry, dengan harapan menjadi solusi berkelanjutan dalam eksplorasi luar angkasa.

Menggantikan Aluminium

Berbeda dari satelit konvensional yang terbuat dari aluminium, LignoSat menggunakan kayu magnolia. Bahan ini tidak menghasilkan polutan seperti aluminium oksida, yang dapat merusak lapisan ozon saat satelit terbakar di atmosfer.

LignoSat yang dikembangkan oleh Kyoto University. (Foto: AFP/STR)

Uji Coba Teknologi Baru

Dalam waktu sebulan, LignoSat akan diluncurkan dari modul Kibo di ISS untuk mengorbit Bumi. Selama enam bulan, satelit ini akan mengirimkan data mengenai ketahanan kayu terhadap kondisi ekstrem luar angkasa, seperti vakum dan radiasi.

Inovasi Masa Depan

Takao Doi, pensiunan astronot Jepang, optimistis bahwa satelit kayu dapat menjadi alternatif di masa depan, bahkan untuk misi ke Bulan dan Mars. “Kayu terlihat tradisional, tetapi ini adalah teknologi mutakhir untuk ekspansi luar angkasa,” ungkapnya.

Satelit ini menjadi tonggak penting dalam inovasi antariksa yang lebih ramah lingkungan. Jika berhasil, teknologi ini berpotensi merevolusi industri satelit global. (net/ra)

Trending