By admin
05.11.24

Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor, Mantan Jubir Netanyahu Menjadi Tersangka

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: REUTERS/Eduardo Munoz)

Mahakama.co.id – Keputusan Pengadilan Magistrat Rishon Le-Zion pada hari Minggu menyebut bahwa informasi intelijen yang sensitif berhasil diakses dan disebarkan secara ilegal dari sistem Pasukan Pertahanan Israel (IDF). “Kebocoran ini telah menyebabkan kerusakan serius pada keamanan negara dan berisiko mengancam sumber informasi,” jelas putusan tersebut, menambahkan bahwa insiden ini berpotensi menghambat proses negosiasi untuk membebaskan sandera.

Keluarga Sandera Mendesak Pembebasan

Keluarga para sandera semakin mendesak agar pemerintah segera mencapai kesepakatan untuk mengembalikan keluarga mereka. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklarifikasi bahwa kebocoran ini tidak berasal dari stafnya, serta menyatakan bahwa dirinya baru mengetahui insiden tersebut dari media.

Penyelidikan Terhadap Para Tersangka

Mahakama.co.id – Dokumen rahasia milik militer Israel yang bocor ke publik menimbulkan ketegangan politik di Israel dan memicu kemarahan dari keluarga sandera yang masih ditahan oleh Hamas. Menurut laporan Reuters pada Selasa (5/11), kebocoran ini terungkap setelah sebagian perintah pengadilan untuk menjaga kerahasiaan dokumen tersebut dicabut, yang menunjukkan dampak kebocoran terhadap upaya pembebasan sandera.

Perddana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: REUTERS/Amir Cohen)

Empat tersangka yang terkait dengan kebocoran, termasuk seorang juru bicara dari lingkaran Netanyahu dan tiga anggota lembaga keamanan, belum memberikan tanggapan. Dokumen yang bocor pertama kali diterbitkan oleh surat kabar Jerman, Bild, pada 6 September, sementara surat kabar Haaretz di Israel turut meminta pencabutan perintah pengadilan untuk mengungkap detail dokumen yang memuat strategi negosiasi Hamas. (net/ra)

Trending