Mahakama.co.id – Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Polri mengumumkan rencana rekrutmen melalui jalur khusus untuk lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam keterangannya di Mabes Polri pada Senin (4/11), Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, mengungkapkan bahwa Polri akan membuka peluang bagi pemuda dengan keahlian di bidang pertanian, perikanan, dan gizi untuk bergabung sebagai anggota Polri. “Polri akan merekrut para pemuda yang memiliki potensi unggul di bidangnya masing-masing, sesuai dengan prioritas program Presiden mengenai ketahanan pangan,” ujar Sandi.
Kuota 600 untuk Lulusan SMK di Bidang Terkait
Polri menyediakan kuota sekitar 600 lulusan SMK dengan keahlian di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan gizi melalui jalur Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus). Langkah ini diambil untuk mengintegrasikan lulusan yang memiliki keterampilan khusus yang relevan dengan kebutuhan ketahanan pangan nasional. “Kami akan membuka kuota sekitar 600 untuk lulusan SMK di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan gizi dalam rekrutmen proaktif yang dikenal dengan Bakomsus,” lanjutnya.
Kesempatan untuk Lulusan Sarjana

Selain SMK, Polri juga membuka rekrutmen untuk lulusan sarjana dari bidang terkait melalui Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Menurut Sandi, Polri akan menerima lulusan dari berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan ketahanan pangan, baik di tingkat S1 maupun S2. “Kami juga akan menerima sarjana dari berbagai bidang, seperti perikanan dan pertanian, untuk bergabung dengan SIPSS,” tambahnya.
Transparansi dalam Proses Seleksi
Polri menegaskan bahwa proses rekrutmen akan dilakukan secara transparan. Informasi terkait seleksi jalur Bakomsus dan SIPSS akan disampaikan secara lengkap kepada masyarakat. Langkah ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung agenda ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah. (net/ra)