By admin
16.10.25

Fitur Instagram Map Hadir di Indonesia, Pengguna Bisa Berbagi Lokasi Aktif

TITIK biru bergerak perlahan di layar, menunjukkan di mana posisi teman terdekat kita berada saat ini. Fitur geolokasi kini tidak hanya milik aplikasi peta. Kini, media sosial besar seperti Instagram pun ikut menyematkannya.

Setelah diperkenalkan di Amerika Serikat (AS) pada awal Agustus lalu, Instagram mulai menyebar fitur Instagram Map ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Fitur ini sudah dapat kita temui di laman Direct Messages (DM) Instagram.

Instagram Map memungkinkan pengguna berbagi lokasi aktif terakhir dengan teman-teman pilihannya di Instagram. Dengan begitu, pengguna lain dapat mengetahui lokasi persis pengguna tanpa harus bertanya. Hal ini berguna untuk memantau kerabat atau keluarga dekat ketika mereka bepergian.

Meta Memperbarui Indikator Lokasi dan Notes

Sempat menuai kontroversi ketika pertama kali diluncurkan, sebagian orang menilai fitur ini dapat menunjukkan lokasi tanpa izin. Meta menanggapi hal tersebut dengan menegaskan bahwa Instagram Map dinonaktifkan secara default. Lokasi langsung pengguna tidak akan pernah dibagikan kecuali pengguna mengaktifkannya secara eksplisit.



Dilansir Kompas (14/10/2025), CEO Instagram, Adam Mosseri, juga sempat menjelaskan melalui Threads bahwa fitur ini tidak membagikan lokasi tanpa izin pengguna. Ia memastikan tidak ada yang membagikan lokasi tanpa secara eksplisit memutuskan untuk melakukannya.

Untuk memperjelas cara kerja pembagian lokasi, Meta menghadirkan sejumlah pembaruan. Kini, pengguna melihat indikator permanen di bagian atas peta yang menunjukkan apakah mereka sedang membagikan lokasi, atau jika fitur lokasi perangkat sedang dimatikan sepenuhnya. Ada pula indikator kecil di bawah foto profil pada bagian fitur Notes. Indikator ini akan menandakan apakah pengguna membagikan lokasinya atau tidak.

Cara Mengakses dan Risiko Penyalahgunaan

Sebelumnya, banyak pengguna salah paham dan mengira bahwa menandai lokasi di konten berarti mereka otomatis membagikan lokasi di peta. Untuk menghindari kebingungan, Instagram kini menghapus foto profil dari tampilan konten di peta. Selain itu, saat pengguna menambahkan lokasi ke story, reel, atau posting feed, Instagram menampilkan pengingat bahwa konten tersebut akan muncul di peta, lengkap dengan tampilan pratinjau (preview).

Meskipun fitur ini dapat memantau kerabat, potensi penyalahgunaannya tetap tinggi. Kemungkinan terburuk dari fitur live location sharing ini adalah meningkatnya risiko kejahatan fisik. Fitur ini dapat pihak tidak bertanggung jawab gunakan untuk melacak, menguntit (stalking), atau merencanakan aksi kriminal terhadap pengguna yang tidak sengaja membagikan lokasinya. Fitur ini secara tidak langsung membuka kerentanan privasi. Pengguna harus selalu waspada dan hanya membagikan lokasi kepada teman-teman tepercaya.

Pengguna Harus Aktif Mengontrol Privasi

Bagi pengguna Indonesia yang sudah mendapatkan fitur ini dan merasa tidak nyaman, Instagram menyediakan opsi untuk mematikan Instagram Map.
Cara menonaktifkan Instagram Map bisa ditempuh dengan langkah-langkah berikut:

  • Buka menu “Messages” di pojok kanan atas laman utama Instagram.
  • Klik “Map” di bagian atas deretan percakapan DM di Instagram.
  • Tekan “Settings” di pojok kanan atas, lalu pilih “No One“.
  • Klik Update untuk mengonfirmasi pilihan.


Ketika tak membagikan lokasi, Instagram Map akan menampilkan status “Not sharing location” di bagian tengah atas tampilan peta.

Perkembangan teknologi selalu membawa dua sisi mata uang: kemudahan dan risiko. Instagram telah berupaya melindungi penggunanya dengan menjadikannya default nonaktif. Namun demikian, tanggung jawab terbesar kini berada di tangan pengguna. Kita harus bijak dan selektif memilih kepada siapa kita memberikan akses lokasi. Kita harus mengingat bahwa privasi adalah aset. Kita harus menjaganya dengan mengaktifkan fitur ini hanya seperlunya saja. (*)


Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin

Trending