By admin
05.11.25

Mahasiswa Untag Samarinda Kembali Protes, Tuntut Perbaikan Fasilitas yang Terbengkalai

Demonstrasi mahasiswa Untag Samarinda menuntut perbaikan sarana dan prasarana kampus/Istimewa

MAHAKAMA – Ratusan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda yang tergabung dalam Aliansi Kampus Perjuangan kembali menggelar aksi demonstrasi di lingkungan kampus Untag pada hari Rabu (5/11/2025).

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap lambatnya respons pihak yayasan dan rektorat dalam merealisasikan tuntutan perbaikan sarana dan prasarana kampus yang dinilai sudah mendesak.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Fauzan Nur Rahman, menyampaikan bahwa aksi kali ini bukan yang pertama. Mahasiswa telah melakukan aksi serupa dengan tuntutan yang sama pada tahun 2024. Namun hingga saat ini, tindak lanjut yang diberikan pihak kampus dianggap hanya sebatas “janji manis” yang tidak terealisasi.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Fauzan Nur Rahman/Istimewa

“Kami sudah melakukan audiensi, kami sudah beraksi tahun lalu, tetapi nyatanya tidak ada tindak lanjut. Kami datang hari ini untuk menagih janji yang selama ini hanya menjadi penenang belaka,” tegas Fauzan.

5 Tuntutan Utama Aliansi Kampus Perjuangan

Dalam aksi demonstrasi tersebut, Aliansi Kampus Perjuangan menyuarakan lima tuntutan utama yang harus segera direspons dan diselesaikan oleh Yayasan dan Rektorat Untag Samarinda:

  • Mendesak pihak yayasan dan rektorat untuk melakukan revitalisasi sarana dan prasarana yang ada di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.
  • Mendesak yayasan untuk dapat memberikan solusi terkait gedung kelas Psikologi
  • Segera melakukan pembersihan kampus secara menyeluruh dan rutin.
  • Mendesak Yayasan dan rektorat untuk melakukan pemeliharaan rutin setiap gedung di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.
  • Meminta kepada Yayasan dan rektorat melakukan kontroling air dan listrik dalam lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda guna menjamin kelancaran kegiatan akademik.

Fauzan Nur Rahman menambahkan bahwa gabungan organisasi mahasiswa Untag telah berupaya melakukan komunikasi melalui jalur audiensi, namun ia menilai tidak ada kemajuan yang signifikan terhadap tuntutan yang telah diajukan sejak tahun lalu.

Ia juga menyebut bahwa telah memberikan deadline kepada pihak kampus agar segera menindaklanjuti tuntutan mahasiswa, seperti pemasangan CCTV di area kampus yang harus dikerjakan seminggu kedepan, serta permasalahan gedung FISIP yang akan dieksekusi pada libur semester ini.

Aksi berakhir dengan damai dan terjalin nota kesepakatan antara dan pihak kampus. Melalui aksi ini diharapkan dapat membuka mata pihak birokrasi kampus agar segera mengambil langkah nyata dan bukan hanya memberikan janji yang hanya meredam sesaat.


Penulis : Desy Alvionita
Editor : Amin

Trending